Jangan Menyerah dengan Birokrasi

Yeaaay, cuti (agak) lama lagiii.. Ini berarti waktunya corat-coret lagi😍😍. Long time no see ya Temans, banyak waktu telah terlewatkan. Rindu sangat dengan kalian😘😘.

Beberapa hari ini, gw memulai cuti dengan beberapa urusan administratif yang membutuhkan kesabaran. Yep, inilah birokrasi, yang kalo nggak sabar dan nggak ngerti trik nya bisa berakhir dengan kalimat umpatan, keluhan, dan tekanan hidup berlebihan..halah😃

Birokrasi berasal dari kata bureaucracy (bahasa inggris bureau + cracy), diartikan sebagai suatu organisasi yang memiliki rantai komando dengan bentuk piramida, di mana lebih banyak orang berada ditingkat bawah daripada tingkat atas, biasanya ditemui pada instansi yang sifatnya administratif maupun militer-(diambil dari Wikipedia)-

Birokrasi ini karena paling umum berhubungan dengan pemerintah, mau tak mau harus diikuti supaya hidup tenang dan urusan lancar. Dari sejak lahir ngurus sertifikat kelahiran, ngurus KTP, dan so on sampe kita meninggal pun nggak bisa lepas dari namanya urusan administratif. Pun bukan hanya karena gw termasuk salah satu punggawa birokrasi negara ini, maka gw ngepost ginian sih😝😝.

Jaman gw masih unyu-unyu, gw seperti kebanyakan orang yang paling males berhubungan ma hal kaya gini. Alesannya, menurut gw ribed, sering nggak jelas antara tarif, lama proses, dan persyaratannya. Akhirnya kalo terpaksa bersinggungan dengan hal kaya gini, gw lebih sering pake makelar, konsultan atau perantara. Gak papa ngeluarin duit lebih banyak daripada ribet kesana kemari ngurus surat.

Tapi ya, dengan banyaknya informasi mengenai perbirokrasian di Indonesia yang semakin baik, gw udah beberapa kali memberanikan diri buat ngurusin beberapa hal administratif sendiri, tanpa makelar. Eits, jangan nyinyir lah, buat gw, itu kemajuan😊.

Pengalaman berhubungan ama urusan administratif ini antara lain ketika :

1. melamar PNS (walaupun gw lulusan sekolah kedinasan, tapi tetep harus mengajukan lamaran PNS),

2. membuat paspor secara online (informasi bisa dilihat di http://www.imigrasi.go.id),

3. visa United Kingdom (informasi bisa dilihat di https://www.gov.uk/apply-uk-visa) dan wajib nyari tahu informasi dari grup-grup pencari visa, karena kalo dari cerita, banyak yang bermasalah dengan birokrasi di luar negeri karena kita kurang detil melengkapi persyaratan yang diminta,

4. STNK, kalo ini ada banyak web nya, tergantung wilayah terdaftar kendaraan,

5. hitung, bayar, dan lapor pajak, bisa mencari informasi di http://www.pajak.go.id, atau telpon call centernya di 021-1500200, insyaAlloh mbak mas CS nya informatif, ramah, dan baik😆

6. Lapor LP2P, melalui http://lp2p.kemenkeu.go.id (yang ini masih khusus pegawai kementerian keuangan aja sih 😄)

7. BPJS, informasi ada di https://www.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/m/. Tapi karena gw bingung ama websitenya, gw kemaren telpon care centernya di 1500400, Alhamdulillah dapet pelayanan yang memuaskan👍.

Dan masih beberapa pengalaman lagi.

Dari pengalaman tersebut, gw berkesimpulan begini :

1. Untuk berurusan dengan birokrasi, memang dibutuhkan sedikit waktu dan tenaga lebih, yaa namanya kita gak tiap hari ngurusin masalah ginian, wajar kalo kita harus belajar lagi dengan cara nyari informasi;

2. Cari informasi yang valid, bisa dari pengalaman orang-orang, bisa dari website instansi, bisa nanya ke call center/instansi yang mengurusi birokrasi tersebut;

3. Detil dalam membaca peraturan, ini yang agak sulit. Banyak orang yang sering kelewatan menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan karena gagal paham atau nggak detil baca peraturan;

4. Siapin syarat-syarat yang diminta dengan lengkap dan harus punya arsip;

5. Konfirmasi kelengkapan berkas ketika menyerahkan berkas, jadi nggak ada tuh kejadian gagal ngurus surat gara-gara berkasnya nggak lengkap, untuk memudahkan, kita bisa bikin cheklist persyaratan yang sudah diserahkan;

6. Minta tanda bukti sah untuk pengajuan berkas, tanya jadinya kapan, contact person yang bisa dihubungi bila surat yang diinginkan belum jadi/melewati batas waktu;

7. Untuk ngurus berkas atau pembayaran suatu kewajiban yang ada batas waktunya, plis dilakukan pada awal waktu. Jangan nunggu sampe batas waktu berakhir, beneran deh, selain antrinya pasti lebih nggilani, sistem bisa jadi down, dan yang jelas kasian petugas layanannya Kakak..😅😅

Lemburnya demi kamu..iya, kamu..

Lemburnya demi kamu..iya, kamu..

8. Bila tidak terkait batas waktu, cari timing dimana instansi tersebut kira-kira lowong pengguna layanannya;

9. Sabar 😌😌

Dari beberapa kali ngurus administrasi tersebut, menurut gw masih ada hal-hal yang bisa diperbaiki, seperti :

1. Karena beda persepsi, beda petugas, beda kantor, maka kadang masih ada beberapa persyaratan administratif yang berbeda dalam satu instansi. Gw sendiri pas jaga di loket pelayanan sering dikeluhin ama customer tentang hal ini, tapi sebagai petugas, gw akan kembalikan lagi persyaratan tersebut ke peraturan;

2. Ini nih, banyak waktu kadang terbuang untuk antrian, seharusnya bisa dibikin model appointment/slot waktu/pendaftaran lewat telpon/online. Semoga kedepannya waktu antrian ini bisa lebih terorganisir dengan baik;

So far, kemajuan yang udah gw rasakan dari pelayanan publik, terutama dari birokrasi di beberapa instansi adalah :

1. Tarif sudah jelas;

2. No pungli;

3. Petugas pelayanan sudah jauh lebih manusiawi.

Gitu sih. Kalo teman-teman, masih ada yang dikeluhkan terkait birokrasi? Eiits, tapi sebelum mengeluh, sebaiknya instropeksi dulu lho, siapa tau kita yang memang masih gagap dengan birokrasi, atau malah pingin nyari enaknya sendiri😷, hihi..

Ora-ora..keluhan pasti karena berbagai macam alasan, tapi jangan sampai kita menyerah hanya untuk urusan birokrasi ya..sabaaarr😀😀

2 thoughts on “Jangan Menyerah dengan Birokrasi

  1. Aku kmrn pas mau ke Oz sampe mau nangisssss ngurusin birokrasi mbakyu. Gara2 aku juga sih, namanya kepanjangan.. jd nama di dokumen beda2 😪. Untung apa support moril dari kanjeng Ibu yang sabar sekali membimbing anaknya.. ihihihi

    • Mantaabb👍👍
      Ha nek ndak sabar memang bisa tekanan jiwa tenan kok Dil. Berkas seabrek-abrek, ngurus sini sana..belum lagi bayarnya mihil😭
      Hihihi, untung sudah berlalu ya Say..jadi bisa ngomong “Aku berhasiiiill, yeaaayy🙆🙆🙆”

Leave a Reply to Dila Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.